3 Macam Pengobatan untuk Memulihkan Otitis Eksterna Secara Medis

Ada berbagai macam jenis infeksi yang bisa menyerang telinga kapan pun. Salah satu yang kerap terjadi adalah otitis eksterna alias infeksi telinga perenang (swimmer’s ear). Dinamakan demikian karena otitis eksterna biasanya dialami oleh orang-orang yang hobi berenang. Lantas, apa pengobatan medis yang bisa diberikan untuk menyembuhkan otitis eksterna?

Berbagai pengobatan medis untuk menyembuhkan otitis eksterna

Otitis eksterna memang tidak terlalu familiar terdengar. Secara garis besarnya, otitis eksterna adalah infeksi karena masuknya air ke bagian dalam telinga, misalnya saat Anda berenang. Alhasil, bagian telinga menjadi lembap dan memicu pertumbuhan bakteri.

Ada berbagai pengobatan alami rumahan yang sebenarnya dapat membantu mengatasi infeksi telinga perenang ini. Namun, biasanya dokter akan menyarankan beberapa pilihan pengobatan medis untuk otitis eksterna.

Tujuan utamanya yakni untuk menghentikan infeksi, sekaligus mengembalikan fungsi telinga seperti semula. Berikut beragam pilihan pengobatannya:

1. Membersihkan telinga

Ada berbagai macam jenis infeksi yang bisa menyerang telinga kapan pun 3 Macam Pengobatan untuk Memulihkan Otitis Eksterna Secara Medis
Sumber: Sohu

Sebelum memasukkan obat ke dalam telinga, dokter akan membersihkan saluran telinga terlebih dahulu. Tujuannya supaya pengobatan yang diberikan nanti lebih efektif dalam mengatasi mengatasi otitis eksterna.

Mengingat saluran telinga berkelok-kelok, maka dengan membersihkannya akan membuat obat mudah masuk ke bagian yang terinfeksi. Dokter biasanya menggunakan suatu alat penghisap khusus, yang akan mengangkat semua cairan dan kotoran apa pun yang ada di dalam telinga.

2. Obat tetes telinga

Ada berbagai macam jenis infeksi yang bisa menyerang telinga kapan pun 3 Macam Pengobatan untuk Memulihkan Otitis Eksterna Secara Medis

Setelah telinga sudah benar-benar bersih, dokter dapat meresepkan obat tetes telinga sebagai pengobatan medis otitis eksterna. Bukan sembarang obat, tapi ada berbagai kombinasi bahan di dalamnya yang mendukung keampuhan tetes telinga tersebut.

Jenis obat tetes telinga yang diresepkan biasanya disesuaikan kembali dengan tingkat keparahan infeksi. Berikut kandungan bahan yang biasanya terdapat di dalam obat tetes telinga untuk otitis eksterna:

  • Antibiotik untuk melawan bakteri.
  • Steroid untuk meredakan peradangan.
  • Asam acidic atau suatu bahan kimia tertentu untuk mengembalikan keseimbangan kondisi saluran telinga, agar kuman tidak mudah tumbuh.
  • Obat antijamur untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh jamur.

Selanjutnya, pakai obat tetes telinga sebagai pengobatan medis otitis eksterna tersebut dengan aturan penggunaan yang tepat. Akan tetapi, jika ternyata saluran telinga Anda tersumbat karena adanya pembengkakan dan peradangan, dokter mungkin akan menggunakan ear wick.

Ear wick adalah kapas atau kain kasa yang dipakai untuk membantu melancarkan aliran pada saluran telinga, agar obat tetes bisa masuk ke seluruh area yang terinfeksi. Ear wick hanya dipakai ketika kondisi otitis eksterna cukup parah.

3. Obat pereda rasa sakit

Ada berbagai macam jenis infeksi yang bisa menyerang telinga kapan pun 3 Macam Pengobatan untuk Memulihkan Otitis Eksterna Secara Medis

Jika infeksi telinga perenang ini tidak mempan dengan menggunakan obat tetes telinga, dokter mungkin akan melakukan tindakan selanjutnya. Dokter dapat merekomendasikan obat pereda rasa sakit yang dijual bebas.

Contohnya seperti ibuprofen, (Advil, Motrin IB, yang lain), naproxen sodium (Aleve, yang lain) atau acetaminophen (Tylenol, lainnya). Atau pilihan lainnya, dokter juga bisa meresepkan pengobatan medis menggunakan obat antibiotik oral sebagai cara mengatasi otitis eksterna.

Perhatikan hal berikut ini selama menjalani pengobatan medis

Ketika dalam proses menekuni pengobatan medis untuk mengatasi otitis eksterna, terapkan hal berikut ini guna mempercepat penyembuhan:

  • Hindari berenang atau menyelam untuk sementara waktu.
  • Hindari bepergian dengan pesawat terbang untuk sementara waktu.
  • Jangan gunakan earplug, earphone, maupun alat bantu dengar selama proses pengobatan berlangsung.
  • Jaga agar telinga tidak kemasukan air saat mandi.

Namun, tugas Anda tidak berhenti sampai di situ saja. Setelah sudah dinyatakan sembuh sepenuhnya, Anda dianjurkan agar lebih berhati-hati dan selalu menjaga kesehatan telinga.

Misalnya dengan menggunakan sumbat telinga saat berenang, dan segera keringkan telinga ketika basah.


Sumber https://dorimato.info/